MENGOBATI SENGATAN LEBAH, ULAR, DAN KALAJENGKING - JAM'IYYAH RUQYAH ASWAJA (JRA) TEAM BARUKLINTING DEMAK

Breaking

Post Top Ad

test banner

Post Top Ad

JRA DEMAK TEAM BARUKLINTING

Jumat, 05 Juli 2019

MENGOBATI SENGATAN LEBAH, ULAR, DAN KALAJENGKING


MENGOBATI SENGATAN LEBAH, ULAR, DAN KALAJENGKING


Pada suatu hari, seorang praktisi melaporkan bahwa putranya tersengat lebah di kepalanya sampai menyebabkan bengkak di bekas sengatan tersebut. Seketika itu kami teringat sebuah hadits yang terdapat di dalam kitab  الطبّ النبوي yang ditulis oleh Syaikh Ibnu Qoyyim Al-Jauzi. Memang secara eksplisit, hadits tersebut tidak  menyebutkan sengatan lebah secara langsung. Namun atas izin Allah SWT, putra salah satu praktisi kami dengan cepat berangsur pulih dan sembuh.



Hadits pertama  diriwayatkan Oleh Imam Bukhori Muslim melalui Sahabat Abu Sa’id Al-Khudzri



أخرجا فى "الصحيحين" من حديث أبى سعيد الخدرى، قال: " انْطلَقَ نَفَرٌ من أصحابِ النبىِّ صلى الله عليه وسلم فى سفرةٍ سافرُوها حتى نزلوا على حىٍّ مِن أحياءِ العرب، فاسْتَضَافوهم، فأبَوْا أن يُضَيِّفُوهُم، فلُدِغَ سَيِّدُ ذلك الحىِّ، فَسَعَوْا له بكُلِّ شىء لا يَنْفَعُه شىء، فقال بعضهم: لو أتيتُم هؤلاءِ الرَّهطَ الذين نزلوا لعلهم أن يكون عند بعضهم شىء. فأتوهم،فقالوا: يا أيُّهَا الرَّهطُ ؛ إنَّ سَيِّدَنا لُدِغَ، وسَعينا له بكُلِّ شىء لا يَنْفَعُهُ، فَهَلْ عِنْدَ أحدٍ منكم من شىء ؟ فقال بعضُهم: نعم واللهِ إنى لأَرْقى، ولكن اسْتَضَفْناكُمْ، فلم تَضيِّفُونَا، فما أنا بَرَاقٍ حتى تَجْعَلُوا لنا جُعْلاً، فصالَحُوهم على قطيعٍ من الغنم، فانطلَقَ يَتْفُل عليه، ويقرأ: {الحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ}، فكأنما أُنشِطَ من عِقَالٍ، فانطلق يمشى وما به قَلَبَةٌ، ".



Dari Sa’id Al-Khudzri, berkata: Sekelompok sahabat Nabi SAW sedang keluar pergi bepergian sehingga sampai di sebuah kampung bangsa Arab (Badui) untuk singgah. Sekelompok sahabat tersebut memohon jamuan kepada penduduk kampung  tersebut, namun mereka menolaknya.



Tiba-tiba kepala kampung tersebut tersengat ular. Penduduk kampng telah berusaha dengan segala cara untuk mengobati kepala kampungnya, namun tidak membuahkan hasil.



Kemudian, salah satu dari mereka berkata : “Datangilah sekelompok orang yang tadi singgah di sini, mungkin saja mereka mempunyai sesuatu (yang dapat dijadikan obat untuk tuannya).”. kemudian mereka mendatangi sekelompok sahabat Nabi tadi. Mereka berkata: “Wahai sekelompok orang, tuanku tersengat ular, dan kami telah mengusahakan segala cara, tapi tidak membuahkan hasil sama sekali, apakah di antara kalian ada yang mempunyai sesuatu (yang dapat diajdikan obat)?.



Salah satu dari sahabat Nabi SAW menjawab: iya, Demi Allah saya akan mengobatinya. Tetapi kami telah meminta jamuan kepada kalian namun kalian menolak member jamuan kepada kami. Saya tidak akan mengobati sehingga kalian memberikan upah kepada kami”. Kemudian mereka sepakat atas seekor kambing sebagai upahnya.



Sahabat Nabi tadi kemudian bergegas untuk mengobati kepala kampong tersebut dengan menghembuskan air ludahnya sambil  membaca surat Al-Fatihah. Setelah diobati, kepala kampung tersebut merasa terlepas dari ikatan. Kemudian dia berjalan dan tidak merasakan sakit.



Hadits kedua diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah di dalam kitab Musnadnya, dari hadits Abdullah Ibnu Mas’ud



روى ابن أبى شَيْبَةَ فى "مسنده"، من حديث عبد الله بن مسعود، قال: بينا رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُصلِّى، إذ سجد فَلَدَغَتْه عقربٌ فى أُصبعه، فانصرفَ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وقال: "لَعَنَ اللهُ العَقْرَبَ ما تَدَعُ نبيّاً ولا غَيْرَه"، قال: ثُمَّ دعا بإناءٍ فيه ماء ومِلح، فَجَعَلَ يَضَعُ موضِعَ اللَّدغة فى الماء والمِلحِ، ويقرأُ: {قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، والمُعَوِّذَتَيْن} حتى سكنتْ .



Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah di dalam kitab Musnadnya, dari Abdullah bin Mas;ud, berkata: Pada suatu waktu, Rasulullah SAW sedang sholat. Ketika Beliau SAW sujud, seekor kalajengking menyengat jari tangannya. Kemudian Rasulullah SAW keluar dan berkata: “Semoga Allah melaknat kalajengking itu, ia tidak membiarkan antara seorang Nabi dan selain Nabi”. Kemudian Nabi meminta untuk diambilkan bejana yang berisi air dan garam. Kemudian Rasulullah merendam jari Beliau yang terkena sengatan kalajengking tadi di dalam air dan garam tersebut sambil membaca Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat Al-NAs. Hingga reda rasa sakitnya.

Dari kedua hadits di atas, ada beberapa hikmah yang dapat diambil:
1. Sahabat Rasulullah mengobati sengatan ular dengan cara meludahi luka/ bekas sengatan ular seraya membaca surat Al-Fatihah
2. Rasulullah SAW mengobati sengatan kalajengking dengan cara merendam bekas sengatan kalajengking tersebut di dalam air yang dicampur dengan garam. Air yang telah dicampur dengan garam tersebut kemudian dibacakan Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, Al-Nas.
3. Kedua cara tersebut kami kolaborasikan untuk mengobati sengatan lebah.
 



Mari jadikan Al-Qur'an sebagai obat pertama dan Utama, bukan obat alternatif 




والله أعلم


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

JRA DEMAK TEAM BARUKLINTING